Skip to main content

Penyusunan RPP



LANGKAH PENYUSUNAN RPP
Oleh : Mohtar As’adi, S.Pd

Langkah Penyusunan RPP
1.      Pengkajian silabus, buku teks pelajaran dan buku panduan guru meliputi:
1)      KI dan KD;
2)      materi pembelajaran;
3)      proses pembelajaran;
4)      penilaian pembelajaran;
5)      alokasi waktu; dan
6)      sumber belajar.
2.      Perumusan indikator pencapaian KD pada KI-1, KI-2, KI-3, dan KI-4;  
3.      Materi Pembelajaran dapat berasal dari buku teks pelajaran dan buku panduan guru, sumber belajar lain berupa muatan lokal, materi kekinian, konteks pembelajaran dari lingkungan sekitar yang dikelompokkan menjadi materi untuk pembelajaran normal, pengayaan, dan remedial.
4.      Penjabaran proses Pembelajaran yang ada pada buku teks pelajaran dan buku panduan guru dalam bentuk yang lebih operasional berupa pendekatan saintifik disesuaikan dengan kondisi peserta didik dan satuan pendidikan termasuk penggunaan media, alat, bahan, dan sumber belajar.
5.      Penentuan alokasi waktu untuk setiap pertemuan berdasarkan alokasi waktu pada silabus, selanjutnya dibagi ke dalam kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup.
6.      Pengembangan penilaian pembelajaran dengan cara menentukan lingkup, teknik, dan instrumen penilaian, serta membuat pedoman penskoran.
7.      Menentukan Media, Alat, Bahan dan Sumber Belajar disesuaikan dengan yang telah ditetapkan dalam langkah penjabaran proses pembelajaran.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah :
Mata pelajaran :
Kelas/Semester :
Alokasi Waktu :
A. Kompetensi Inti (KI)
B. Kompetensi Dasar 1. KD pada KI-1 2. KD pada KI-2 3. KD pada KI-3 4. KD pada KI-3 C. Indikator Pencapaian Kompetensi*)
1. Indikator KD pada KI-1
2. Indikator KD pada KI-2
3. Indikator KD pada KI-3
4. Indikator KD pada KI-4 D.
Materi Pembelajaran (dapat berasal dari buku teks pelajaran dan buku panduan guru, sumber belajar lain berupa muatan lokal, materi kekinian, konteks pembelajaran dari lingkungan sekitar yang dikelompokkan menjadi materi untuk pembelajaran normal, pengayaan, dan remedial)
E. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama: (...JP)
a. Kegiatan Pendahuluan
b. Kegiatan Inti**) · Mengamati · Menanya · Mengumpulkan informasi/mencoba · Menalar/mengasosiasi · Mengomunikasikan
c. Kegiatan Penutup
2. Pertemuan Kedua: (...JP)
a. Kegiatan Pendahuluan
b. Kegiatan Inti**) · Mengamati · Menanya · Mengumpulkan informasi/mencoba · Menalar/mengasosiasi · Mengomunikasikan
c. Kegiatan Penutup
3. Pertemuan seterusnya.
F. Penilaian
1. Teknik penilaian
2. Instrumen penilaian
a. Pertemuan Pertama
b. Pertemuan Kedua
c. Pertemuan seterusnya
G. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar
1. Media/alat
2. Bahan Sumber Belajar

Sumber Pustaka : Pedoman penyusunan RPP

Comments

Popular posts from this blog

Pembiasan Cahaya

5 Peristiwa Unik Akibat Pembiasan Cahaya Oleh : Marsiswanto Mangape, S.Pd.SD Banyak fenomena unik tentang alam yang sudah kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena alamiah tersebut berkaitan erat dengan materi pelajaran IPA Fisika di sekolah. Ini membuktikan bahwa ilmu fisika itu ada dimana mana dan kapan saja. Fenomena fisika   yang menjadi pembahasan kali ini adalah pembiasan cahaya. Peristiwa pembiasan cahaya sesungguhnya menjadi sesuatu yang unik. Mengapa tidak? Salah satu sifat cahaya adalah dapat membelok karena melewati dua medium (zat perantara) yang berbeda kerapatan optiknya. Kerapatan optik dikenal juga dengan   istilah Indeks bias . Angka indeks yang diperoleh dari perbandingan kecepatan cahaya di ruang hampa dengan kecepatan cahaya pada suatu zat. Indeks bias zat berbeda-beda satu sama lainnya. Indeks bias udara (1.00), air (1.33) dan intan (2.42). Jika cahaya melewati du...

Pemanfaatan Multimedia

PEMANFAATAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Oleh La Hamiju, S.Pd PEMANFAATAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN Ada 3 tipe pemanfaatan multimedia pembelajaran. Pertama, multimedia digunakan sebagai salah satu unsur pembelajaran di kelas. Misal jika guru menjelaskan suatu materi melalui pengajaran di kelas atau berdasarkan suatu buku acuan, maka multimedia digunakan sebagai media pelengkap untuk menjelaskan materi yang diajarkan di depan kelas. Latihan dan tes pada tipe pertama ini tidak diberikan dalam paket multimedia melainkan dalam bentuk print yang diberikan oleh guru. Kedua, multimedia digunakan sebagai materi pembelajaran mandiri. Pada tipe kedua ini multimedia mungkin saja dapat mendukung pembelajaran di kelas mungkin juga tidak. Berbeda dengan tipe pertama, pada tipe kedua seluruh kebutuhan instruksional dari pengguna dipenuhi seluruhnya di dalam paket multimedia. Artinya seluruh fasilitas bagi pembelajaran, termasuk latihan, feedback dan tes yang mendukung tujuan pembelaj...

Peran Komite Sekolah

PENINGKATAN MUTU SEKOLAH MELALUI PENINGKATAN PERAN KOMITE SEKOLAH Oleh Aisa Bin Umar BAB I  PENDAHULUAN A.    Latar Belakang Masalah Sekolah sebagai penyedia jasa layanan pendidikan yang diinginkan masyarakat dan kebutuhan sekolah bagi pendidikan generasi mudanya. Sekolah adalah bagian tak terpisahkan dari ;masyarakat sehingga sekolah membutuhkan peran serta masyarakat dalm meningkatkan jasa layanan pendidikan. Selama ini peran serta masyarakat dalam membantu peningkatan mutu pembelajaran di sekolah masih sangat kurang. Banyak faktor selain letak geografis, latar belakang pendidikan juta tingkat pendapatan masyarakat yang kebanyakan petani masih kurang. Menurut keputusan Mendiknas No. 044/U/2002, tugas dan peran Komite Sekolah ada empat macam, yaitu: 1.     Memberikan pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan. 2.     Memberikan sumbangan pemikira, dana dan tenaga dalam menyelenggarakan pen...