Skip to main content

RPP Kls 1 Smstr 1 Tema 1 P1



RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN
(RPP)
                          Satuan Pendidikan               :  SD YPPK SANTO TITUS TOMAGE
                          Kelas / Semester                 :  V / I
                          Tema                                  : 1/ Benda-benda di Lingkungan Sekitar
                          Subtema                             :  1 / Wujud Benda dan Cirinya
                          Pembelajaran ke                  :  1
                          Waktu                                 :  1 hari

A.   KOMPETENSI INTI (KI):
KI 1  :    Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
KI 2  :    Menunjukkan perilaku jujur, displin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah air.
KI 3  :    Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya, dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah, dan tempat bermain.
KI 4  :    Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis, dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B.   KOMPETENSI DASAR (KD) DAN INDIKATOR
BAHASA INDONESIA
Kompetensi Dasar:
3.1. Menggali informasi dari teks laporan buku tentang makanan dan rantai makanan,kesehatan manusia, keseimbangan ekosistem, serta alam dan pengaruh kegiatan manusia dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku.
4.1. Mengamati, mengolah,dan menyajikan teks laporan buku tentang makanan dan rantai makanan, kesehatan manusia, keseimbangan ekosistem, serta alam dan pengaruh  kegiatan manusia secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosa kata baku.
Indikator:
3.1.1. Menjelaskan isi informasi dari bacaan tentang alam dan pengaruh kegiatan manusia.
4.1.1.Menyajikan hasil laporan dalam bentuk tabel mengenai perubahan alam dan keseimbangan ekosistem yang diakibatkan oleh kegiatan manusia.

MATEMATIKA
Kompetensi dasar:
3.2.Memahami berbagai bentuk pecahan (pecahan biasa,desimal dan persen) dan dapat mengubah bilangan pecahan menjadi bilangan desimal, serta melakukan perkalian dan pembagian.
4.1.Mengurai sebuah pecahan sebagai hasil penjumlahan, pengurangan,perkalian dan pembagian dua buah pecahan yang dinyatakan dalam desimal dan persen dengan berbagai kemungkinan jawaban .
Indikator:
3.2.1. Menyelesaikan soal latihan pecahan biasa, campuran, desimal.
4.1.1. Mengenal bentuk pecahan biasa.
4.1.2. Mengenal bentuk pecahan campuran.
4.1.3. Mengenal bentuk pecahan desimal.

IPS
Kompetensi dasar:
3.1. Memahami aktivitas dan perubahan kehidupan manusia dalam ruang, konektivitas antar ruang dan waktu serta keberlanjutannya dalam kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan dan budaya dalam lingkup nasional.
4.1. Menyajikan hasil pengamatan mengenai aktivitas dan perubahan kehidupan manusia dalam ruang, konektivitas antar ruang dan waktu serta dan keberlanjutannya dalam kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan dan budaya dalam lingkup nasional dari sumber-sumber yang tersedia.
Indikator:
3.1.1. Mengenal aktivitas kehidupan manusia dan perubahannya dalam ruang dibidang sosial,ekonomi, pendidikan dan budaya dalam lingkup nasional.
4.1.1. Menyusun laporan secara tertulis dalam bentuk tabel hasil identifikasi tentang aktivitas dan perubahan kehidupan manusia.

C.   TUJUAN PEMBELAJARAN
1.  Dengan kegiatan mengamati gambar orang yang membuang sampah ke suangai, siswa menemukan contoh priilaku manusia yang dapat menyebabkan perubahan alam dengan benar dengan cermat dan teliti.
2.  Dengan kegiatan eksplorasi perubahan alam, siswa mengidentifikasi perubahan-perubahan alam yang berdampak pada manusia dengan cermat.
3.  Dengan membaca teks tentang perubahan wujud benda yang terdapat pada bacaan dengan cermat dan teliti.
4.  Dengan membaca teks tentang perubahan wujud benda, siswa menulis kosakata baku dan tidak baku beserta artinya dengan tepat dengan cermat dan teliti.
5.  Dengan latihan penyelesaian soal tentang pecahan, siswa dapat mengubah bentuk pecahan biasa ke bentuk pecahan campuran, decimal, dan persen.

D.   MATERI PEMBELAJARAN
·           Perubahan wujud benda
·           Pecahan biasa, campuran, desimal, dan persen
·           Kosakata baku dan tidak baku

E.   METODE PEMBELAJARAN:
Metode          : Ceramah, diskusi, tanya jawab
 Pendekatan   : Saintifik ( mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan)

F.    MEDIA, ALAT, DAN SUMBER PEMBELAJARAN
1.    Gambar tentang perilaku yang tidak selaras dengan lingkungan
2.    Roti tawar
3.    Buku Siswa Kelas V Tema 1 “Benda-benda di Lingkungan Sekitar”

G.   LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Kegiatan
Deskripsi kegiatan
Alokasi
waktu
Pendahuluan
1.     Siswa berdoa bersama dipimpin oleh satu siswa.
2.     Presensi kehadiran siswa.
3.     Siswa menyanyikan lagu “Lihat Kebunku”.
4.     Guru menyampaikan tema dan subtema yang akan dipelajari.
10 menit
Kegiatan Inti
1.     Siswa mengamati gambar yang menunjukkan perilaku yang tidak selaras dengan lingkungan, yakni membuang sampah ke sungai. (Mengamati)
2.     Siswa berdiskusi dengan teman sebangku tentang gambar tersebut. (Mengamati dan menalar)
3.     Siswa menjawab pertanyaan pada buku siswa sesuai hasil pengamatan. (Mengkomunikasikan)
4.     Guru melakukan penilaian menggunakan rubric pengamatan gambar untuk mengetahui ketercapaian siswa.
5.     Siswa melakukan pengamatan dan mengidentifikasi perubahan-perubahan yang terjadi di alam yang memiliki dampak bagi kehidupan manusia. Harapannya siswa memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. (Mengamati dan menanya)
6.     Siswa menyajikan hasil pengamatan dan identifikasi dalam bentuk tabel. (Menalar dan mengkomunikasikan)
7.     Guru mengkonfirmasi dan mengapresiasi jawaban siswa. (menalar, mengkomunikasikan)
8.     Siswa membaca teks “Aneh, Kok Bisa Begitu” secara bergantian. (mencoba)
9.     Selesai membaca, siswa menuliskan pada table contoh kosakata baku dan tidak baku yang terdapat pada bacaan. (mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengkomunikasikan)
10.  Siswa menuliskan informasi-informasiyang terdapat pada bacaan dan contoh-contoh yang berkaitan dengan perubahanwujud benda. (mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengkomunikasikan)
11.  Siswa membentuk kelompok dan berdiskusi untuk mengidentifikasi perubahan alam di lingkungan tempat tinggalnya. (mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengkomunikasikan)
12.  Siswa menyampaikan hasil diskusinya. (mengkomunikasikan)
13.  Melalui ilustrasi pembagian roti, guru menjelaskan konsep pecahan biasa dan campuran. Siswa diberi kesempatan bertanya dan memberikan tanggapan. (mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengkomunikasikan)
14.  Siswa berlatih menyelesaikan soal latihan untuk mengubah pecahan biasa menjadi campuran, dan sebaliknya. (mengamati, mencoba, menalar)
15.  Guru melakukan konfirmasi. (mengkomunikasikan)
16.  Siswa dengan bimbingan guru mengamati contoh pada buku tentang pecahan biasa yang diubah menjadi persen  dan sebaliknya. (mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengkomunikasikan)
17.  Siswa bersama teman sebangku membahas hasil latihan. Guru melakukan konfirmasi. (mengamati, menanya, menalar)
18.  Siswa dengan bimbingan guru memahami bentuk pecahan biasa yang diubah menjadi desimal. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya kemudian mengerjakan soal latihan. (mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengkomunikasikan)
19.  Siswa bersama teman sebangku membahas hasil latihan. Guru melakukan konfirmasi. (mengamati, menanya, menalar)
190 menit
Penutup
1.     Siswa bersama guru membuat kesimpulan tentang perubahan alam, perubahan wujud benda, pecahan biasa, campuran, desimal, dan persen.
2.     Siswa bersama guru melakukan refleksi kegiatan belajar hari ini.
3.     Siswa memimpin doa di akhir pembelajaran.
10 menit

H.   PENILAIAN
1.    Teknik penilaian
a.    PenilaianSikap : Rasa ingin tahu, percaya diri, peduli terhadap lingkungan dan budaya.
b.    Penilaian pengetahuan : tes tulis
c.    Penilaian keterampilan : unjuk kerja
2.    Bentuk Instrumen Penilaian
a.    PenilaianSikap : Rasa ingin tahu, percaya diri, peduli terhadap lingkungan dan budaya.
 Berilah tanda centang pada kolom yang sesuai dengan sikap masing-masing siswa.
No
Nama siswa
Sikap
Rasa ingin tahu
Percaya diri
Peduli ling. &Budaya
BT
T
M
BT
T
M
BT
T
M
1










2










3










4










5










Ket : BT : Belum Terlihat
         T    : Tampak
         M   : Menonjol
b.    Penilaian Pengetahuan
1.     Jelaskan peristiwa yang terjadi apabila kita membuang sampah ke sungai!

2.     Lengkapilah tabel berikut!
No
Pecahan Biasa
Pecahan Campuran
1
17/3
..........................
2
...........
3 2/5
3
24/7
........................
4
...............................
5 5/12
5
34/13
.........................

3. Ubahlah kebentuk pecahan desimal!
1. 19/10 = ...
2. 3/25 = ...
3. 4/50 = ...
4. ¼ = ...
5. 4/10 = ...
4. Ubahlah menjadi bentuk pecahan biasa!
1. 0,75   = …
2. 0,125 = …
3. 0,625 = …
4. 0,46   = …
5. 0,76   = …



      Mengetahui,                                                       Fakfak, ...........................2015
   Kepala Sekolah                                                    Guru Kelas




AGUS PRIYONO, S.Pd.SD                               PAULUS WEE, S.Pd
NIP. 196908031996021002                                NIP. -

Comments

Popular posts from this blog

Pentingnya Agama Islam

PENTINGNYA AGAMA ISLAM DALAM PENDIDIKAN Oleh Siti Asiyah, S.Pd.I Agama seringkali hanya dijadikan sebagai suatu pendamping atau sekedar hiasan semata di dalam kehidupan. Sikap demikian muncul akibat pemahaman keagamaan yang tidak sempurna berawal dari kurangnya pengetahuan agama yang di dapatkan.             Perbedaan agama selalu menghiasi layar kaca dan menjadi bahan perbincangan hangat di masyarakat. Hampir peristiwa yang selalu di persoalkan justru berawal dari hal sepele, hingga akhirnya merambat pada hal yang berat. Misalnya, tentang perbedaan madzhab dalam kegiatan sehari-hari seperti tata cara mudlu mengalami perbedaan madzhab 1 dengan yang lain, perbedaan adat dalam keagamaan, hingga pada penetapan awal bulan ramadhan dan 1 syawal yang selalu mengalami perbedaan dalam penetapannya, sehingga berdampak pada permusuhan dan perpecahan di kalangan masyarakat.         ...

Peran Komite Sekolah

PENINGKATAN MUTU SEKOLAH MELALUI PENINGKATAN PERAN KOMITE SEKOLAH Oleh Aisa Bin Umar BAB I  PENDAHULUAN A.    Latar Belakang Masalah Sekolah sebagai penyedia jasa layanan pendidikan yang diinginkan masyarakat dan kebutuhan sekolah bagi pendidikan generasi mudanya. Sekolah adalah bagian tak terpisahkan dari ;masyarakat sehingga sekolah membutuhkan peran serta masyarakat dalm meningkatkan jasa layanan pendidikan. Selama ini peran serta masyarakat dalam membantu peningkatan mutu pembelajaran di sekolah masih sangat kurang. Banyak faktor selain letak geografis, latar belakang pendidikan juta tingkat pendapatan masyarakat yang kebanyakan petani masih kurang. Menurut keputusan Mendiknas No. 044/U/2002, tugas dan peran Komite Sekolah ada empat macam, yaitu: 1.     Memberikan pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan. 2.     Memberikan sumbangan pemikira, dana dan tenaga dalam menyelenggarakan pen...

Bisa Sukses

SETIAP ANAK BISA SUKSES Oleh: Rukinem, A.Ma.Pd Sebuah riset yang dilakukan oleh S. Paul Wright, Sandra Horn, dan William Sanders (1997) terhadap 60 ribu siswa memberi pelajaran berharga kepada kita betapa pentingnya memperhatikan siapa yang menjadi guru bagi anak-anak kita. Hasil riset yang mereka lakukan menunjukkan bahwa faktor paling penting yang berpengaruh secara langsung terhadap belajar murid adalah guru. Maka, jika anak- anak yang kurang bergairah saat belajar, pertanyaan pertama yang harus dijawab secara tuntas sebelum memanggil orangtua adalah bagaimana guru mengelola kelas dan menjalin hubungan dengan murid-muridnya. Di luar itu, ada pertanyaan lain yang harus dijawab, apakah guru memiliki integritas pribadi atau tidak. Ini berarti, kompetensi saja tak cukup. Kembali pada riset yang kita perbincangkan di awal tulisan ini. Wright dan kawan-kawan mencatat bahwa, guru-guru yang efektif mampu menjadikan para muridnya berkembang secara efektif. Ini berlaku untuk semu...