Skip to main content

JADWAL BINTEK PENYUSUNAN PKG. PKB DAN SKP GUGUS BOMBERAY - FAKFAK



JADWAL KEGIATAN BINTEK PENYUSUNAN PKG, SKP, DAN PKB
HARI,TANGGAL

WAKTU
MATERI WORKSHOP
PEMBAWA MATERI
PENANGGUNGJAWAB
Jumat,
16 Oktober 2015
08.00 – 09.00
Acara Pembukaan

Panitia
09.00 – 09.30
Istirahat


09.30 – 10.30
Penjelasan PKG
 Alfons Kambu, S.Pd
Panitia
10.30 - 11.30 
Diskusi penyusunan PKG


11.30 – 13.00
Istirahat


13.00 – 15.00
Diskusi penyusunan PKG


15.00 – 15.30
Istirahat


15.30 – 17.00
Penjelasan SKP
Agus Priyono, S.Pd.SD
Panitia
Sabtu,
17 Oktober 2015
08.00 – 09.30
Diskusi Penyusunan SKP


09.30 – 10.00
Istirahat


10.00 – 11.00
Penjelasaan PKB
Alfons Kambu, S.Pd
Panitia
11.30 – 12.00
Diskusi Penyusunan PKB


12.00 – 13.00
Istirahat


13.00 – 14.30
Melanjutkan diskusi penyusunan PKB


14.30 – 16.00
Refleksi dan Evaluasi
Agus Priyono, S.Pd.SD
Panitia
16.00 – 17.00
Acara Penutupan

Panitia

                                                                                                                    Bomberay,  15 Oktober 2015
                                                                                                                                  Ketua Panitia
                                               

                                                                                                                          JONI T BUDJI, A.Ma.Pd
                                                                                               

Comments

Popular posts from this blog

Pentingnya Agama Islam

PENTINGNYA AGAMA ISLAM DALAM PENDIDIKAN Oleh Siti Asiyah, S.Pd.I Agama seringkali hanya dijadikan sebagai suatu pendamping atau sekedar hiasan semata di dalam kehidupan. Sikap demikian muncul akibat pemahaman keagamaan yang tidak sempurna berawal dari kurangnya pengetahuan agama yang di dapatkan.             Perbedaan agama selalu menghiasi layar kaca dan menjadi bahan perbincangan hangat di masyarakat. Hampir peristiwa yang selalu di persoalkan justru berawal dari hal sepele, hingga akhirnya merambat pada hal yang berat. Misalnya, tentang perbedaan madzhab dalam kegiatan sehari-hari seperti tata cara mudlu mengalami perbedaan madzhab 1 dengan yang lain, perbedaan adat dalam keagamaan, hingga pada penetapan awal bulan ramadhan dan 1 syawal yang selalu mengalami perbedaan dalam penetapannya, sehingga berdampak pada permusuhan dan perpecahan di kalangan masyarakat.         ...

Peran Komite Sekolah

PENINGKATAN MUTU SEKOLAH MELALUI PENINGKATAN PERAN KOMITE SEKOLAH Oleh Aisa Bin Umar BAB I  PENDAHULUAN A.    Latar Belakang Masalah Sekolah sebagai penyedia jasa layanan pendidikan yang diinginkan masyarakat dan kebutuhan sekolah bagi pendidikan generasi mudanya. Sekolah adalah bagian tak terpisahkan dari ;masyarakat sehingga sekolah membutuhkan peran serta masyarakat dalm meningkatkan jasa layanan pendidikan. Selama ini peran serta masyarakat dalam membantu peningkatan mutu pembelajaran di sekolah masih sangat kurang. Banyak faktor selain letak geografis, latar belakang pendidikan juta tingkat pendapatan masyarakat yang kebanyakan petani masih kurang. Menurut keputusan Mendiknas No. 044/U/2002, tugas dan peran Komite Sekolah ada empat macam, yaitu: 1.     Memberikan pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan. 2.     Memberikan sumbangan pemikira, dana dan tenaga dalam menyelenggarakan pen...

Bisa Sukses

SETIAP ANAK BISA SUKSES Oleh: Rukinem, A.Ma.Pd Sebuah riset yang dilakukan oleh S. Paul Wright, Sandra Horn, dan William Sanders (1997) terhadap 60 ribu siswa memberi pelajaran berharga kepada kita betapa pentingnya memperhatikan siapa yang menjadi guru bagi anak-anak kita. Hasil riset yang mereka lakukan menunjukkan bahwa faktor paling penting yang berpengaruh secara langsung terhadap belajar murid adalah guru. Maka, jika anak- anak yang kurang bergairah saat belajar, pertanyaan pertama yang harus dijawab secara tuntas sebelum memanggil orangtua adalah bagaimana guru mengelola kelas dan menjalin hubungan dengan murid-muridnya. Di luar itu, ada pertanyaan lain yang harus dijawab, apakah guru memiliki integritas pribadi atau tidak. Ini berarti, kompetensi saja tak cukup. Kembali pada riset yang kita perbincangkan di awal tulisan ini. Wright dan kawan-kawan mencatat bahwa, guru-guru yang efektif mampu menjadikan para muridnya berkembang secara efektif. Ini berlaku untuk semu...